Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar melalui program Anak Bersih Narkoba (Ananda Bersinar). Program tersebut digelar secara masif di 15 sekolah selama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Jumat (17/7/2026).
Sejumlah sekolah yang menjadi lokasi pelaksanaan sosialisasi di antaranya SMA Negeri 1 Kalianda, SMA Negeri 1 Bakauheni, SMK Yadika Natar, serta Pondok Pesantren Miftahul Huda Agom Kalianda. Kegiatan ini menjadi bagian dari aksi nasional pencegahan narkotika yang menyasar generasi muda sejak awal memasuki lingkungan pendidikan.
Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, SE., MM, menegaskan bahwa MPLS merupakan momentum strategis untuk membangun karakter dan ketahanan diri peserta didik agar mampu menghadapi berbagai ancaman penyalahgunaan narkoba.
Menurutnya, pendekatan yang diterapkan tidak sekadar memberikan peringatan, tetapi juga mengedepankan edukasi yang humanis sehingga para siswa memahami secara utuh bahaya narkotika terhadap masa depan mereka.
"Program Ananda Bersinar difokuskan untuk membangun ketahanan diri remaja agar mereka berani mengambil keputusan bijak dan tegas mengatakan 'tidak' pada narkoba," ujar Rahmad Hidayat.
Dalam sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), tim penyuluh BNNK membekali para pelajar dengan berbagai materi penting. Mulai dari pengenalan jenis-jenis narkoba beserta modus peredarannya di kalangan remaja, dampak buruk zat adiktif terhadap kesehatan fisik dan mental, strategi menolak ajakan negatif dari teman sebaya, hingga pemanfaatan media digital sebagai sarana menyebarkan kampanye positif anti-narkoba.
BNNK juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh elemen pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dari penyalahgunaan narkotika. Sekolah, guru, dan orang tua diharapkan berperan aktif menjaga ekosistem pendidikan agar tetap menyandang predikat Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba).
Rahmad Hidayat menambahkan, gerakan tersebut merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.
"Dengan penanaman nilai hidup sehat tanpa narkoba sejak dini, diharapkan para pelajar di Lampung Selatan mampu tumbuh menjadi generasi emas yang berkarakter, berprestasi, dan produktif demi masa depan bangsa," pungkasnya. (Jasmin)