Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terus memperkuat kolaborasi dengan dunia pendidikan sebagai bagian dari strategi mempercepat pembangunan daerah yang inovatif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Salah satu langkah yang ditempuh ialah mendukung perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Bandar Lampung.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menerima audiensi jajaran IIB Darmajaya di Ruang Kerja Bupati Lampung Selatan, Selasa (7/7/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Egi didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Anasrullah, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah Agustinus Oloan, Plt Kepala Dinas Pendidikan Syaifulloh, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan I Nyoman Setiawan, serta Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah Muhammad Ali.
Bupati Egi menegaskan, Pemkab Lampung Selatan terbuka terhadap setiap bentuk kerja sama yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, selama dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan sejalan dengan arah pembangunan daerah.
"Selama kerja sama ini memberikan manfaat bagi masyarakat dan sesuai dengan aturan yang berlaku, tentu kami menyambut baik. Yang terpenting, seluruh program harus diselaraskan dengan tujuan besar serta prioritas pembangunan Kabupaten Lampung Selatan," ujar Egi.
Menurutnya, kerja sama tidak boleh berhenti sebatas penandatanganan dokumen kesepahaman, melainkan harus diwujudkan melalui program-program yang konkret, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Karena itu, Bupati Egi meminta agar Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan disusun nantinya dipertajam dengan menyelaraskan seluruh program bersama prioritas pembangunan daerah, sehingga hasilnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM) IIB Darmajaya, Prof. Dr. M. Said Hasibuan, M.Kom., menjelaskan bahwa audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas berakhirnya Memorandum of Understanding (MoU) antara IIB Darmajaya dan Pemkab Lampung Selatan pada Juli 2026.
Menurut Prof. Said, melalui perpanjangan kerja sama tersebut kedua belah pihak berkomitmen melanjutkan sinergi dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Pada bidang pendidikan, IIB Darmajaya akan melaksanakan Program Praktik Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN) selama satu bulan di desa-desa di Lampung Selatan.
"Program tersebut difokuskan pada pendampingan UMKM, peningkatan kapasitas masyarakat, pemberian sertifikasi kompetensi, serta penyelenggaraan kuliah umum untuk meningkatkan kompetensi di bidang teknologi, ekonomi, dan bisnis," kata Prof. Said.
Selain itu, IIB Darmajaya juga menawarkan program pengembangan desa wisata berbasis teknologi, pariwisata, dan bisnis sebagai upaya memperkuat potensi ekonomi lokal sekaligus mendorong inovasi pembangunan desa.
Prof. Said berharap, perpanjangan kerja sama tersebut dapat diimplementasikan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, hingga pengembangan program secara berkelanjutan.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi tersebut, diharapkan berbagai program yang dijalankan tidak hanya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan daya saing daerah, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. (Jasmin)