Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat pembangunan daerah yang berdampak dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, saat menerima audiensi jajaran Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Polri (PP Polri) Cabang Lampung Selatan di Lamban Rakyat, Rabu (23/9/2026).
Dalam pertemuan itu, Bupati Egi menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama dengan organisasi kemasyarakatan maupun profesi. Namun, kolaborasi tersebut harus tetap berada dalam koridor visi pembangunan daerah dan ketentuan yang berlaku.
“Kami terbuka untuk bersinergi dan bermufakat. Jika ada program yang bisa dikerjakan bersama, mari kita cari titik temu antara visi pembangunan daerah dan semangat organisasi. Prinsipnya, kita ingin membangun kemitraan yang saling memberikan manfaat,” ujar Egi.
Menurut Egi, membangun daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan berbagai unsur masyarakat yang memiliki pengalaman, kapasitas, serta kepedulian terhadap kemajuan daerah.
Karena itu, ia menilai kemitraan dengan organisasi seperti PP Polri perlu diarahkan pada program-program yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Bagi Egi, kolaborasi juga tidak boleh berhenti pada kepentingan jangka pendek. Setiap bentuk kerja sama perlu memiliki arah dan kontribusi yang jelas dari masing-masing pihak sehingga hubungan yang terbangun dapat terus berkembang.
“Kalau kita ingin bersinergi, harus jelas apa yang bisa pemerintah dan organisasi berikan. Dari situ akan muncul hubungan yang saling menguatkan. Kemitraan jangan hanya untuk hari ini, tetapi harus memberikan manfaat yang berkelanjutan,” kata Egi.
Lebih jauh, Bupati Egi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kabupaten Lampung Selatan.
Menurutnya, rasa memiliki tersebut penting agar pembangunan tidak hanya dipandang sebagai tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi gerakan bersama seluruh masyarakat.
Pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat hingga berbagai kelompok masyarakat dinilai memiliki ruang untuk mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing.
“Dari kita, oleh kita, untuk kita. Kita ingin Lampung Selatan bertumbuh, berdampak, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Semangat tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pembangunan daerah membutuhkan kesinambungan. Program yang dijalankan hari ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan sesaat, tetapi dapat memberikan fondasi bagi kemajuan Lampung Selatan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Ketua PP Polri Cabang Lampung Selatan, AKBP (Purn) Nengah Suka, menyatakan kesiapan organisasinya untuk mendukung berbagai program dan agenda pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
“Kami siap mendukung program-program Bapak Bupati dan kegiatan pemerintahan, apa pun itu, sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Nengah Suka.
Pernyataan tersebut menunjukkan adanya ruang sinergi antara pemerintah daerah dan keluarga besar purnawirawan Polri dalam mendukung berbagai agenda pembangunan di Lampung Selatan.
Audiensi tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setdakab Lampung Selatan Edy Firnandi, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Martoni Sani, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setdakab Lampung Selatan Setiawan, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan pemerintah daerah, dengan menempatkan kolaborasi dan kontribusi bersama sebagai salah satu modal dalam mendorong Lampung Selatan tumbuh secara berkelanjutan. (Jasmin)