Kabupaten Lampung Selatan dinilai memiliki ekosistem ekonomi yang kuat dengan peluang pengembangan lintas sektor yang terbuka lebar.
Penilaian tersebut mengemuka dari hasil pemetaan yang dilakukan Bank Syariah Nasional (BSN) terhadap berbagai ekosistem di Kabupaten Lampung Selatan. Pemetaan itu mencakup pemerintahan, pendidikan, kesehatan, BUMD, pelaku UMKM, vendor hingga sektor usaha lainnya.
Temuan tersebut disampaikan Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor saat melakukan audiensi dengan Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama di ruang kerja Bupati, Kamis (3/9/2026).
Alex mengatakan, hasil pemetaan menunjukkan Lampung Selatan menyimpan banyak peluang yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi antarsektor.
Menurut dia, kekuatan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada aktivitas pemerintahan. Potensi justru tersebar di berbagai bagian ekosistem yang saling berkaitan.
“Saya melihat Lampung Selatan ini bagus dan keren sekali. Saya lihat banyak peluang-peluang yang ada di Lampung Selatan,” kata Alex.
Ia menyebut hasil mapping terhadap ekosistem Lampung Selatan menunjukkan potensi yang cukup kuat untuk dikembangkan secara bersama-sama.
“Mapping ekosistem yang ada di Lampung Selatan itu ternyata cukup hebat potensinya. Dari pemerintahannya, dari semua sektor sangat hebat Lampung Selatan ini,” ujarnya
.
Dalam pemaparannya, BSN melihat ruang kolaborasi dapat dibangun dengan menghubungkan berbagai ekosistem daerah.
Mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, BUMD, vendor, UMKM hingga pelaku usaha lainnya memiliki kebutuhan yang dapat dikoneksikan dalam sebuah ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi.
Konektivitas tersebut dapat diarahkan pada pemanfaatan layanan perbankan, mulai dari transaksi, layanan digital, pembiayaan hingga pengembangan usaha.
Bagi Lampung Selatan, keterhubungan antarsektor menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Potensi yang selama ini tersebar di berbagai bidang diyakini dapat menghasilkan nilai tambah lebih besar ketika dikembangkan melalui kerja sama yang terarah.
Konsep tersebut sekaligus membuka ruang bagi pelaku UMKM dan dunia usaha untuk tumbuh bersama ekosistem pemerintahan maupun sektor strategis lainnya.
Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama menyambut positif peluang kolaborasi yang ditawarkan BSN.
Menurut Egi, berbagai potensi yang dimiliki Lampung Selatan harus terus dibuka dan dikembangkan dengan melibatkan berbagai pihak.
Namun, setiap bentuk kerja sama tetap harus memberikan manfaat bagi masyarakat serta berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kolaborasi ini sangatlah bagus. Nanti akan dibahas terlebih dahulu, kolaborasinya akan seperti apa dan harus sesuai dengan aturan perundang-undangan,” ucap Bupati Egi.
Audiensi tersebut pun menjadi langkah awal untuk menjajaki bentuk kolaborasi yang lebih konkret.
Pemkab Lampung Selatan berharap keterhubungan berbagai sektor dapat semakin diperkuat, sehingga tidak hanya memperluas akses layanan dan pembiayaan, tetapi juga membuka ruang baru bagi pengembangan usaha masyarakat.
Pada akhirnya, kekuatan ekosistem ekonomi daerah bukan sekadar tentang seberapa banyak potensi yang dimiliki, melainkan seberapa kuat potensi tersebut dapat dihubungkan dan diubah menjadi peluang nyata bagi masyarakat.
Lampung Selatan kini memiliki ruang untuk itu: menghubungkan pemerintah, dunia usaha, UMKM, pendidikan, kesehatan dan berbagai sektor lainnya dalam satu ekosistem kolaborasi yang mampu mendorong ekonomi sekaligus mempercepat pembangunan daerah. (Jasmin)