Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja melalui lingkungan pendidikan. Salah satunya diwujudkan dengan menggelar Pembekalan bagi Pendidik Sebaya Anti Narkotika di Aula Podjok Sawah, Kecamatan Sidomulyo, Senin (12/10/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M., yang sekaligus memberikan sambutan dan edukasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan ini. Mereka terdiri dari perwakilan sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari SMP dan MTs di wilayah Kecamatan Sidomulyo.
Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya BNNK Lampung Selatan memperkuat keterlibatan satuan pendidikan dalam melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Melalui kegiatan tersebut, para pendidik diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya narkotika sekaligus mampu mendukung pembentukan pendidik sebaya yang dapat menyampaikan pesan-pesan pencegahan kepada teman seusia di lingkungan sekolah.
“Dalam kegiatan pembekalan ini, kami menghadirkan narasumber dari Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Lampung Selatan yang menyampaikan sejumlah materi berkaitan dengan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan penguatan lingkungan pendidikan yang aman bagi peserta didik,” ujar AKBP Rahmad Hidayat.
Dalam pembekalan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi, di antaranya Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba, Bahaya Narkoba, Rokok, Game dan LGBT, Lingkungan Aman bagi Peserta Didik dari Narkoba, serta Penanganan Pertama Kasus Penyalahgunaan Narkoba.
Materi-materi tersebut menitikberatkan pada pentingnya keterlibatan remaja dalam menyebarluaskan informasi pencegahan, membangun pergaulan yang positif, serta meningkatkan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dapat memengaruhi perkembangan generasi muda.
Menurut Rahmad, edukasi kepada pendidik dan penguatan peran teman sebaya merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran bersama mengenai bahaya narkotika.
“Pembahasan ini menjadi bagian dari edukasi mengenai berbagai persoalan yang perlu mendapat perhatian dalam lingkungan pergaulan dan perkembangan remaja,” lanjutnya.
Selain memberikan pemahaman tentang bahaya narkotika, tim narasumber juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif. Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pendidikan, mulai dari pimpinan sekolah, guru, tenaga pendidik, hingga peserta didik.
Lingkungan sekolah yang mendukung diharapkan dapat menjadi ruang bagi para siswa untuk memperoleh informasi yang benar, membangun ketahanan diri, serta berani mencari bantuan ketika menghadapi persoalan yang berisiko terhadap keselamatan dan masa depan mereka.
Aspek lain yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah pemahaman mengenai langkah awal ketika ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pendidikan.
Rahmad menegaskan, penanganan harus dilakukan secara tepat dengan mengedepankan prosedur yang berlaku serta koordinasi bersama pihak terkait.
“Ketika ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika, respons awal yang tepat sangatlah penting, termasuk perlunya koordinasi dengan pihak terkait dan mengedepankan penanganan sesuai prosedur,” tuturnya.
Ia berharap, melalui pembekalan tersebut, para pendidik dapat berperan aktif dalam mendukung terbentuknya pendidik sebaya anti narkotika, memperluas edukasi P4GN, serta memperkuat upaya perlindungan peserta didik dari ancaman penyalahgunaan narkoba.
BNNK Lampung Selatan juga terus mendorong sinergi dengan satuan pendidikan dan berbagai pihak terkait agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui sosialisasi, tetapi menjadi bagian dari kesadaran dan budaya positif di lingkungan sekolah.
Dengan keterlibatan aktif para pendidik dan peserta didik, pesan antinarkotika diharapkan dapat menjangkau lebih banyak kalangan remaja serta mendorong terbentuknya lingkungan pergaulan yang sehat dan aman.
“Demi mewujudkan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan Kabupaten Lampung Selatan Bersih dari Narkoba (Bersinar),” pungkas Rahmad.
Melalui kegiatan ini, BNNK Lampung Selatan berharap sekolah semakin berperan sebagai garda terdepan dalam membangun ketahanan generasi muda sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (Jasmin)