Pergerakan arus balik Lebaran 2026 di lintasan Sumatera–Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni mulai menunjukkan tren penurunan pada H+4. Berdasarkan data Posko Bakauheni selama 24 jam, Kamis (26/3/2026), tercatat sebanyak 169 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan.
Realisasi total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu pada periode tersebut mencapai 103.325 orang, atau turun 20,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 129.853 orang.
Penurunan juga terjadi pada kendaraan pribadi. Tercatat, kendaraan roda dua yang menyeberang mencapai 10.366 unit atau turun 41,2% dari tahun lalu. Sementara kendaraan roda empat mencapai 13.541 unit, turun 18,5% dibandingkan periode sebelumnya.
Namun demikian, tren berbeda justru terlihat pada angkutan logistik dan transportasi massal. Jumlah truk yang menyeberang melonjak signifikan menjadi 2.288 unit atau naik 84,5%, sedangkan bus mencapai 696 unit, meningkat 49% dibandingkan tahun lalu.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa pada H+4 tercatat 26.891 unit, atau turun 25,2% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 35.965 unit.
Meski terjadi penurunan harian, akumulasi arus mudik dan balik masih menunjukkan pertumbuhan. Sejak H-10 hingga H+4, total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 936.670 orang, atau naik 12,6% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara total kendaraan mencapai 255.480 unit, meningkat 17,2%.
Sebaliknya, arus dari Jawa ke Sumatera justru mengalami peningkatan. Berdasarkan data Posko Merak, tercatat sebanyak 144 trip kapal beroperasi selama periode yang sama.
Jumlah penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara mencapai 53.848 orang, atau naik 4% dibandingkan tahun lalu.
Untuk kendaraan, roda dua tercatat 1.813 unit (turun tipis 0,2%), dan roda empat sebanyak 6.694 unit (turun 3,7%). Namun, truk mengalami lonjakan signifikan menjadi 1.780 unit atau naik 70%, sedangkan bus meningkat menjadi 658 unit atau naik 12,5%.
Total seluruh kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H+4 mencapai 10.945 unit, atau naik 5,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, akumulasi penyeberangan sejak H-10 hingga H+4 mencatat 1.149.410 penumpang, naik 3,2%, serta 295.291 unit kendaraan, meningkat 6,9% dibandingkan tahun lalu.
Data ini menunjukkan adanya pergeseran pola mobilitas masyarakat pada arus balik tahun ini. Penurunan kendaraan pribadi mengindikasikan distribusi arus balik yang lebih merata atau terjadi lebih awal, sementara peningkatan truk dan bus mencerminkan tingginya aktivitas logistik dan transportasi kolektif pasca-Lebaran.
Pihak terkait mengimbau pengguna jasa penyeberangan tetap memantau jadwal keberangkatan serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran dan keselamatan selama arus balik berlangsung. (Jasmin)