Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan terbebas dari penyalahgunaan narkoba terus diperkuat Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan.
Melalui program BNNK Lampung Selatan Goes To School, BNNK kembali menyasar lingkungan pendidikan untuk menanamkan kesadaran tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sejak dini.
Kali ini, program tersebut digelar di MAN 1 Lampung Selatan, Senin (10/8/2026). Sekitar 450 peserta, terdiri dari siswa, guru, dan tenaga kependidikan, mengikuti rangkaian kegiatan yang dipusatkan di lingkungan sekolah.
Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, SE., MM. hadir langsung dan bertindak sebagai Pembina Upacara dalam pelaksanaan upacara bendera.
Dalam amanatnya, Rahmad menegaskan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Menurutnya, perang melawan narkoba tidak cukup hanya dilakukan oleh aparat penegak hukum. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar yang berada di lingkungan pendidikan.
Karena itu, para siswa didorong untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba, membangun karakter yang kuat, serta mengisi masa muda dengan berbagai kegiatan positif yang mampu mendukung prestasi akademik maupun nonakademik.
“Sekolah harus menjadi ruang yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba. Melalui program BNNK Lampung Selatan Goes To School, kami ingin menanamkan kesadaran sejak dini agar para pelajar mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Rahmad Hidayat.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan SOBAT Ananda Bersinar yang melibatkan siswa dan guru MAN 1 Lampung Selatan.
Pengukuhan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun jejaring relawan anti narkoba di lingkungan pendidikan sekaligus memperkuat komitmen bersama antara BNNK Lampung Selatan dan pihak sekolah.
Rahmad mengatakan, keberadaan SOBAT Ananda Bersinar diharapkan tidak sekadar menjadi simbol, tetapi mampu mengambil peran nyata sebagai pelopor, penggerak, sekaligus penyebar informasi positif mengenai bahaya narkoba.
Para relawan juga diharapkan mampu mengajak teman sebaya untuk menerapkan pola hidup sehat, menjauhi narkotika, serta berani mengambil sikap ketika menghadapi ancaman penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Menurutnya, pendekatan melalui lingkungan sekolah menjadi sangat penting karena pelajar merupakan kelompok strategis dalam membangun budaya hidup sehat dan menciptakan lingkungan sosial yang positif.
“Melalui kolaborasi ini, BNNK Lampung Selatan bersama keluarga besar MAN 1 Lampung Selatan berkomitmen untuk mewujudkan sekolah yang bersih dari narkoba (Bersinar),” tegasnya.
Komitmen tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang melibatkan siswa, guru, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat.
Dengan lingkungan sekolah yang aman dan bebas narkoba, proses pendidikan diharapkan dapat berlangsung lebih optimal sekaligus menjadi ruang bagi lahirnya generasi muda Lampung Selatan yang unggul, sehat, berprestasi, dan berkarakter.
“Sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuhnya generasi muda yang unggul serta berkarakter,” pungkas Rahmad. (Jasmin)