Dentuman perkusi dan harmoni musik mewarnai Lapangan Korpri, Kompleks Perkantoran Bupati Lampung Selatan, Selasa (20/10/2026). Sebanyak 25 tim drum band tingkat SD dan SMP tampil dalam Lomba Drum Band Tingkat Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2026.


Namun, perlombaan tersebut bukan sekadar panggung untuk memperebutkan gelar juara. Di balik setiap hentakan langkah dan keserasian gerakan, tersimpan proses pembelajaran yang menanamkan disiplin, tanggung jawab, kreativitas, kerja sama, serta sportivitas kepada para pelajar.


Kegiatan tersebut resmi dibuka Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar. Dari 25 tim yang berpartisipasi, sebanyak 14 tim berasal dari jenjang SD dan 11 tim dari jenjang SMP.


Keikutsertaan puluhan tim tersebut menunjukkan tingginya antusiasme sekolah dan pelajar dalam mengembangkan bakat melalui kegiatan ekstrakurikuler yang memadukan seni musik dengan keterampilan baris-berbaris.


Dalam sambutannya, Syaiful Anwar mengapresiasi penyelenggaraan lomba sebagai ruang positif bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi sekaligus membangun karakter melalui kompetisi yang sehat.


Menurutnya, drum band bukan hanya tentang kemampuan memainkan alat musik atau menghasilkan penampilan yang menarik. Setiap anggota tim dituntut mampu menjalankan peran masing-masing dengan penuh tanggung jawab agar seluruh rangkaian penampilan dapat berjalan kompak dan harmonis.


“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar disiplin, bekerja sama, bertanggung jawab, dan menjalankan peran masing-masing untuk mencapai tujuan bersama,” ujarnya.


Bagi Syaiful, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendidikan. Sebab, kemampuan akademik perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter agar peserta didik memiliki bekal yang kuat dalam menghadapi tantangan di masa depan.


Karena itu, ia berharap para peserta tidak menjadikan lomba semata-mata sebagai arena untuk mengejar kemenangan.


Lebih dari sekadar trofi, pengalaman tampil di hadapan juri dan penonton menjadi kesempatan bagi pelajar untuk belajar mengelola kepercayaan diri, menerima hasil kompetisi, menghargai kemampuan orang lain, sekaligus membangun persahabatan antarsekolah.


“Kepada seluruh peserta, tampilkan kemampuan terbaik, junjung tinggi kejujuran, dan hormati keputusan dewan juri. Jadikan setiap pengalaman dalam kompetisi sebagai motivasi untuk terus belajar dan berkembang,” pesan Syaiful.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Syaifulloh, mengatakan drum band menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang cukup diminati peserta didik, baik di jenjang SD maupun SMP.


Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan ruang bagi pelajar untuk menyalurkan minat dan bakat sekaligus mengembangkan kreativitas melalui kegiatan yang dilakukan secara berkelompok.


“ Kegiatan ini juga diarahkan untuk mengidentifikasi sekolah-sekolah yang memiliki potensi agar dapat memperoleh pembinaan dan dipersiapkan mewakili Lampung Selatan dalam ajang yang lebih tinggi,” kata Syaifulloh.


Dengan demikian, lomba drum band tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan. Kegiatan tersebut juga dapat menjadi bagian dari proses pemetaan dan pembinaan bakat pelajar di bidang seni, musik, serta keterampilan baris-berbaris.


Sekolah yang menunjukkan kemampuan dan potensi terbaik diharapkan dapat memperoleh perhatian dan pembinaan lebih lanjut sehingga mampu membawa nama Lampung Selatan pada kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.


Sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras para peserta, panitia menyiapkan trofi, piala, dan uang pembinaan bagi para pemenang.


Penghargaan diberikan kepada juara I, II, dan III serta juara harapan I, II, dan III untuk masing-masing jenjang SD dan SMP.


Pada akhirnya, setiap dentuman drum dan langkah yang tersusun rapi di Lapangan Korpri bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara.


Di balik kompetisi tersebut terdapat proses panjang yang mengajarkan anak-anak untuk berlatih, bekerja dalam tim, menghadapi tekanan, menghargai aturan, dan bangkit dari hasil yang belum sesuai harapan.


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap semakin banyak pelajar memperoleh ruang untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.


Lebih dari itu, pengalaman berkompetisi diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk tumbuh sebagai generasi yang disiplin, percaya diri, sportif, kreatif, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama dalam mencapai tujuan bersama. (Jasmin)