Kharisma Event Nusantara, Gaungnya Sampai Pelosok Nusantara

Budaya & Pariwisata
Tools
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

12:52:33 DBFMRadio.id : Jakarta - Selama pandemi covid 19 keterpurukan sektor ekonomi kreatif sangat dirasakan oleh para kreator seni, karena banyak event ditunda bahkan dibatalkan.

Oleh karena itu, untuk membangkitkan kembali, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, meluncurkan KHARISMA EVENT NUSANTARA, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat serta vaksinasi kepada pelaku ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, kharisma event Nusantara yang sebelumnya bernama Calender Of Event,

"Kharisma event Nusantara yang sebelumnya bernama Calender Of Event, menjadi sangat esensial bahwa kharisma mengandung makna kagum dan Nusantara itu sangat indah, sementara event seni dan budaya Nusantara sudah sangat dinantikan, yang kick offnya akan dilakukan nanti malam," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, Sabtu (10/4/2021).

Kick Off KHARISMA EVENT NUSANTARA ini, lanjutnya, gaungnya diharapkan sampai ke pelosok nusantara, dari event kecil ditingkat RT hingga Event berskala Nasional dengan mematuhi protokol kesehatan ketat.

Pada Podcast WONDERFUL INDONESIA Kemenparekraf, Sandiaga Uno bersama Titi DJ dan Ayu Dewi ini, juga mengatakan kuncinya agar ekonomi kreatif dapat bangkit kembali, harus mampu beradaptasi dan berinovasi dalam bingkai kolaborasi.

"Dengan menggelar event di daerah, dapat membangkitkan jumlah wisatawan, Sandiaga mencontohkan, Kampanye Beli Kreatif Danau Toba, mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan di Danau Toba, tentunya dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat." tegas mantan Wagub DKI ini.

Disamping itu, setiap event pasti melibatkan banyak pihak, dari promotor, produser sampai ke yang terbawah, UKM.

"Semua akan terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung dari gelaran Event seni budaya yang satu tahun ini mati suri." tutup Sandiaga Uno.(db-nett-aap).