Ada Radin Inten II di Pawai Obor Sambut HUT Ke 74 Kemerdekaan RI

Daerah
Tools
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times
(22:54:05) DBFMinfo, Kalianda : Menyambut Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Jum'at malam,menggelar pawai obor, diikuti seribuan peserta terdiri pelajar, pramuka, mahasiswa, ormas, TNI/Polri, hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab Lampung Selatan.
Pawai obor start dari depan kantor Bupati Lampung Selatan, dan finish di Lapangan Cipta Karya, dilepas Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi didampingi Sekretaris Daerah Fredy dan dihadiri seluruh Forkompimda dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat.
Hendri Rosyadi, kepada info.dbfmradio.id mengatakan, kegiatan ini merupakan implementasi Jasmerah, Jangan Melupakan Sejarah, semangat, persatuan dan kesatuan harus tetap terus dijaga. Diera digital saat ini, lanjut Hendri Rosyadi, harus mampu mengikuti perkembangan zaman.
Momentum 74 Tahun Kemerdekaan RI ini, diharapkan Lampung Selatan lebih kondusif lagi, mastarakat ikut dalam pembangunan, dan semakin tahun Lampung Selatan semakin maju.
"Ya, Lampung Selatan ini yang selama ini kondusif semakin lebih kondusif lagi, kemudian pembangunannya, masyarakat diharapkan juga ikut serta dalam pembangunan, makin maju, semakin kesini, Lampung Selatan semakin maju" kata Hendri Roayadi, Jum'at  (16/8/2019) malam.
Pawai Obor, dimaksudkan untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan nasional dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Warga Kalianda sangat antusias menyaksikan pawai obor disepanjang jalan utama Kalianda, menyambut peserta pawai yang membawa obor ditangan kiri dan tangan kanannya membawa bendera merah putih, mengenakan pakaian pahlawan nasional, seperti Radin Inten II, pahlawan Nasional asal Lampung Selatan. Namun sangat disayangkan, pawai obor memakan korban, Abdul Gani, Siswa SMP Pembangunan Kaluanda harus di bawa ke Rumah Sakit untuk diberi pengobatan, karena siswa kelas 9 ini tangannya luka bakar tersembur minyak panas dari obor. (hen/db).