DBFMRadio.id: Kalianda – Dalam Rangka Perayaan Hari raya idul adha 1441 H tahun 2020, Pemerintah kabupaten Lampung Selatan telah bersiap untuk membuat edaran tentang protokol kesehatan Covid-19 yang harus tetap di patuhi baik dalam peribadahan sholat Id sampai pada pemotongan hewan kurban.

Hal tersebut tertuang dalam rapat pembahasan hewan Qurban yang di lakukan oleh Staf Ahli bidang ekonomi pembangunan Burhanuddin, Staf Ahli bidang pemerintahan, dan kesejahteraan rakyat Supriyanto serta Kepala dinas peternakan kabupaten Lampung Selatan Drh.Arsyad di Aula Rajabasa, Kamis 22 Juli 2020.

Supriyanto mengingatkan, jangan sampai hari raya idul adha ini menambah kluster baru covid-19 karena adanya kerumunan yang tidak terarah seperti takbir keliling dan harus tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Tidak diperbolehkan untuk diadakan pawai keliling maupun kendaraan, tetapi takbir tetap dilaksanakan di masjid/musholla dan harus tetap menaati protokol kesehatan" ujarnya.

Salah satu perwakilan dari dinas kesehatan juga menjelaskan ditempatkan yang akan dilakukan solat id nantinya harus memperhatikan jarak serta harus tetapi memakai masker. Dan juga orang yang akan memotong hewan kurban harus sehat tidak sedang dalam keadaan demam , batuk dan sebagainya seperti ciri-ciri orang yang sedang terinfeksi covid-19.

Sementara Kadis perternakan drh.Arsyad mengimbau untuk benar-benar memastikan hewan yang akan di Qurban kan harus disertai surat sehat dari dinas peternakan dan memiliki standar sesuai dengan ketentuan dinas peternakan. Tidak hanya itu, Rumah Potong Hewan (RPH) juga harus memiliki rekomendasi dari dinas peternakan.

"Hewan harus memiliki surat keterangan sehat, sesuai standar dinas kesehatan yaitu Aman,Sehat, Utuh dan Halal (ASUH) dan tidak boleh memotong hewan betina yang sedang produktif" jelasnya.

Lanjut Arsyad untuk orang yang akan melakukan pemotongan hewan qurban pada idul adha nanti akan dilakukan pemeriksaan kesehatan dengan rapid test sebanyak 80 orang dan mungkin jumlah nya akan bertambah lagi.

Tidak lupa Arsyad juga menegaskan bagi wilayah yang tidak melakukan pemotongan hewan di RPH tapi di lokasi lainnya harap melaporkan pada petugas dinas peternakan yang ada kecamatan maupun kabupaten.

Tempat Wisata Belum 100 % Buka

Dalam pada itu, Sekertaris dinas pariwisata dan Kebudayaan (Diparbud) Ike sumartati Pada kesempatan itu membahas tempat wisata yang akan banyak di kunjungi pada libur lebaran nanti karena bertepatan dengan long week end tetapi tempat wisata tersebut belum 100% dibuka namun karena permintaan dari banyak masyarakat perlahan tempat-tempat pariwisata tersebut akan di buka namun dengan tetap menaati protokol kesehatan.

"Beberapa tempat wisata yang akan di buka yang sudah sesuai dengan SOP protokol kesehatan antara lain tabek indah,slanik waterpark, kahai beach, Minang rua, dan tanjung tua" Ujarnya.(db/lmhr-aap).

DBFMRadio.id : Kalianda - Program Kabupaten Layak Anak (KLA) yang diterapkan di seluruh Kabupaten Se-Indonesia dapat menjadi upaya dalam pemenuhan hak dan perlindungan anak, yakni dengan penerapan 5 kluster yang menjadi syarat terwujudnya KLA, seperti hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya serta perlindungan khusus.

Menurut Kabid Data dan Informasi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP&PA) Kabupaten Lampung Selatan, Podang Kencana, SH. MH., dengan diterapkannya 5 kluster itu, dapat menjadi tolak ukur upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten.

"Agar anak ini terpenuhi haknya, seperti hak sipil, yang terbaru itu ada kartu identitas anak, supaya anak juga punya identitas," jelasnya saat menjadi narasumber Dialog Jelita ( Jendela Informasi Wanita dan Anak) di DBFM Radio, Selasa (14/7/2020).

Untuk Kabupaten Lampung Selatan, lanjut Podang Kencana, telah melakukan beberapa upaya, salah satunya yakni dengan membangun ruang bermain ramah anak, sebagai salah satu pemenuhan hak anak.

Untuk saat ini, ruang bermain ramah anak belum terdapat di seluruh desa di kabupaten Lampung Selatan, dan akan diupayakan sesegera mungkin dibangun.

"Kami sudah membangun ruang bermain ramah anak yang ada di masjid agung, kalianda, nah itukan salah satu bentuk pemenuhan hak anak, karena kebanyakan orang tua itu menanyakan belajar, bukan bermain," jelasnya lebih lanjut.

Pada dialog yang dipandu Host Lidya Monica Haturiwu ini, dirinya juga menyampaikan, untuk memenuhi Kabupaten Layak Anak itu, perlu adanya kerja sama antara pemerintah, dunia usaha, media serta masyarakat, terutama dalam keluarga itu sendiri.

Podang Kencana juga mengatakan, agar masyarakat lebih memperhatikan anak serta saling menjaga, sebab dari banyak kasus yang telah terjadi, pelaku tidak jauh dari orang terdekat korban. Dia juga berharap, agar masyarakat lebih tingkatkan kesadaran untuk saling menjaga, sehingga tidak terjadi lagi kasus kejahatan yang menimpa anak di Kabupaten Lampung Selatan.

"Kami tidak ingin berburuk sangka, karena dari banyak kasus yang terjadi, salah satunya yakni kasus pelecehan terhadap anak, biasanya orang terdekat yang menjadi pelaku, kita harus saling jaga intinya," ungkapnya. (db/ptm-aap)

DBFMRadio.id : Kalianda - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan, akan memberikan dana stimulus kepada Pelaku UMKM terdampak Corona Virus Disease (COVID)-19.

Pemberian dana stimulus itu diberikan untuk membantu Pelaku UMKM, yang dengan adanya virus corona ini, berimbas pada penurunan, sehingga diharapkan dengan pemberian dana stimulus tersebut bisnis UMKM dapat segera pulih dari keterpurukan di tengah pandemi.

Hal itu dijelaskan oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), I Ketut Sukerta, pada Rapat Pembahasan Dana Stimulus bagi Pelaku UMKM terdampak COVID-19 di Aula Krakatau, Kantor Bupati Setempat, Selasa (23/6/2020).

Dari 1700 Pelaku UMKM di Kabupaten Lampung Selatan yang mempunyai izin, dan akan dilakukan Verifikasi hingga mencapai 1000 pelaku UMKM yang akan diberikan stimulan.

"Harus mempunyai izin, karena kalau tidak punya izin akan sulit untuk mengurusnya," terangnya.

Ditempat yang sama, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) dan Kemasyarakatan Pemkab Lampung Selatan, Burhanudin menjelaskan, dalam pemberian dana stimulus tersebut, pelaku UMKM harus memenuhi kriteria dan harus dilakukan pengecekan, sehingga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian stimulus.

"Kita harus melihat dulu pelaku UMKM tersebut, harus memenuhi kriteria dan benar-benar aktif sebagai pelaku usaha, dan harus dilakukan pengecekan secara langsung," jelas Burhanudin.

Pada kesempatan yang sama, Plt. Asisten Administrasi Umum (Adum), M. Darmawan mengatakan sebagai legitimasi stimulus ini, perlu segera diterbitkan Peraturan Bupati (Perbub),  agar dana stimulus dapat disalurkan. supaya pelaku UMKM dapat segera terbantu.

"Segera mungkin dibuat Perbubnya nanti, supaya segera tersalurkan, karena pelaku UMKM benar-benar membutuhkan, mengingat sekarang Lampung Selatan sudah memasuki zona kuning," tegas M. Darmawan.

Sementara, dalam rapat tersebut belum dijelaskan nominal dana stimulus yang akan diberikan kepada pelaku UMKM, dan masih harus dilakukan verifikasi data.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Bank Lampung, para Camat serta perwakilan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. (db/ptm-aap).

DBFMRadio.id : Kalianda - Pelaksanaan intensivikasi dan extensifikasi pendapatan daerah, diarahkan  dalam rangka pencapaian dan pendapatan dari sektor bagi hasil  pajak dan bukan pajak guna realisasi anggaran secara   maksimal.

sehingga realisasi Pendapatan Asli  Daerah (PAD) tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 275.464 Milyar dari target Rp. 276.906 MIilyar atau terealisasi 99.48 %, ditambah  penerimaan pendapatan lain-lain yang syah maka penerimaan APBD 2019 sebesar Rp. 1.404 T dari target  Rp. 1.447 T atau terealisasi 97.63 %. Sedangkan realisasi Belanja Rp. 2.148 T.  Atau hanya  67.18 % dari target realisasi.

Ketua Panitia Khusus DPRD Lampung Selatan M. Akyas dalam laporannya pada Rapat Paripurna DPRD Lampung selatan secara Virtual Penyampaian Rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Tahun anggran 2019, juga menyebut,  salah satu penyebab tidak terealisasinya anggaran Belanja, karena rendahnya penyerapan anggara dibeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti  di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang hanya terealisasi 59.45 % dan OPD lainnya dibawah 80 %.

“Belanja hanya terealisasi 2 koma 148 Triyun rupiah, atau hanya 59,45 persen dari target, hal ini disebabkan rendahnya penyerapan anggaran di Dinas PUPR yang hanya 59.45 persen dan Dinas lainnya hanya dibawah 80 persen’ jelas M. Akyas, Rabu (10/06/2020).

Untuk itulah, Lanjut M.Akyas, Pansus menyampaikan saran dan  rekomendasi, pengelolaan keuangan daerah di Tahun Anggaran 2019 mendekati kesesuaian secara umum meskipun ada beberapa yang tidak menggembirakan dalam rangka peningkatan pendapatan daerah, maka DPRD memberikan saran Pemerintah daerah agar bersungguh-sungguh menggali sumber  potensi PAD dengan melakukan pendataan sumber-sumber PAD yang ada di Lampung Selatan, sehingga anggaran daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

“Dalam buku LKPJ Bupati Lampung Selatan, dalam penyerapan belanja daerah belum optimal, karena adanya efisiensi anggaran daerah dan tertundanya pembangunan fisik sehingga berimbas meningkatnya SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran: Red) untuk itu, kami berharap agar perencanaan belanja daerah agar dipersiapkan secara matang” Jelas Ketua Pansus.

Bupati Lampung selatan, H. Nanang Ermanto, dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Hendry Rosyadi, diselenggarakan secara Virtual ini mengikutinya dari Ruang rajabasa Setdakab Lamsung selatan bersama beberapa Kepala OPD dan  Forkopimda.(db/ptm/aap)

DBFMRadio.id : Candipuro – Sebanyak 1.398 bantuan sembako covid-19 di Kecamatan Candipuro sembako berupa beras 5 Kilogram, gula 2 Kilogram, dan minyak goreng 1 Liter dari Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan di bagikan pada Jum'at, 3 Juli 2020.

Sembako yang akan di sebar ke 14 desa tersebut diserahkan secara symbolis oleh asisten bidang ekonomi dan pembangunan Kabupaten Lampung Selatan Hermansyah Hamidi mewakili Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto.

Dalam sambutannya Hermansyah Hamidi berpesan agar masyarakat untuk tetap mentaati protokol kesehatan dan menjalankan PHBS untuk membantu mencegah penularan covid-19 agar tidak semakin meluas.

Ditempat yang sama Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yansen Mulia mengatakan sembako yang di bagikan di 17 kecamatan di seluruh kabupaten Lampung selatan seluruh nya berjumlah 24.941

Penerima bantuan paket sembako yang dianggarkan dari APBD ini, lanjut Yansen bagi masyarakat yang belum mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) , Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT), sesuai dattar nama-nama yang diusulkan oleh Kepala Desa.

"Paket Sembako ini dianggarkan melalui Dana APBD Kabupaten Lampung Selatan Tahun Anggaran 2020 bagi masyarakat terdampak Covid 19 yang belum mendapatkan bantuan, seperti BNPT PKH, BST, dan BLT APBD maupun APBDes, sesuai dattar nama-nama yang diusulkan oleh Kepala Desa" tegasnya.

Sementara warga desa titiwangi Kecamatan Candipuro yang hadir dan menerima sembako Siti Aminah (56) mengucapkan terimakasih banyak kepada pemerintah daerah kabupaten Lampung Selatan atas bantuan yang di berikan. Dirinya mengaku bersyukur atas bantuan yang terima dan berharap pemerintah daerah bisa terus membantu meringankan beban ekonomi di tengah pandemi covid-19 ini.

"bantuan ini sangat bermanfaat bagi saya dan warga disni, dan sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah atas bantuan yang di berikan" ujarnya mensyukuri. (db/lmhr-aap)

DBFMRadio.id : Kalianda –Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lampung Selatan mengikuti kegiatan halal bi halal Idul Fitri 1441 Hijriah yang digagas PKK Provinsi Lampung secara virtual melalui video confrence, Selasa (16/6/2020).

Ketua TP PKK Provinsi Lampung Riana Sari Arinal dalam sambutannya mengatakan seluruh Tim TP PKK se-kabupaten/kota di Provinsi Lampung untuk dapat menjadi penggerak mengedukasi masyarakat untuk memutus rantai penularan dan penyebaran Covid-19.

"Mari kita ikuti anjuran pemerintah untuk tetap dirumah saja, bila harus keluar rumah gunakan masker, menjaga jarak, hindari kerumunan dan tetap menjaga kebersihan dengan mencuci tangan, membersihkan perlengkapan serta mandi setelah bepergian" ujarnya.

Riana juga mengatakan sekarang memasuki fase new normal dimana anak-anak juga akan menjalani kehidupan di fase new normal dengan perilaku dan kebiasaan baru dan di harapkan para orang tua terutama ibu dapat membimbing anaknya untuk tetap menaatin protokol kesehatan.

"Ibunya harus dapat memberikan contoh bagaimana perilaku hidup bersih dan sehat secara disiplin" terang Riana.

Dengan arahan Presiden RI Joko Widodo melalui gerakan nasional "Bangga buatan Indonesia", Riana berharap kita semua bangga dan terus mencintai produk dalam negri.

Di Provinsi Lampung kita sudah mulai menggaungkan hastag bela dan beli produk UKM. Hal tersebut juga diharapkan dapat menjadi semangat untuk para pelaku UKM untuk kembali bangkit pada fase New Normal.

 

"Salah satu produknya UKM nya adalah terasi, keripik pisang, kelanting, kopi, gula semut, gula aren dan lainnya'' Jelasnya.

Riana Sari juga mengingatkan kita akan memperingati hari keluarga Nasional tanggal 29 Juni setiap tahunnya. Dan dalam hal tersebut TP PKK bersama BKKBN akan melaksanakan pelayanan KB serentak.

"Pelaksanaan ini akan di catat oleh Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan target 39.177 akseptor KB, maka untuk seluruh TP PKK serta DWP untuk dapat menginformasikan kemasyarakatan khusus nya pasangan usia subur(PUS)" Terangnya.

Tidak lupa juga harus melakukan kordinasi dengan penyuluhan KB, Petugas kesehatan serta bidan setempat. Berikan pengertian dengan masyarakat untuk menunda kehamilan selama masa Pandemi Covid-19.

Halal bihalal juga diisi ceramah oleh ustadz Ahmad Bukhori.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, Winarni Nanang Ermanto menyampaikan maaf kepada seluruh TP PKK yang turut mengikuti acara tersebut.

"Kami atas nama pribadi dan Jajaran ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Lampung Selatan mengucapkan selamat hari raya idul Fitri 1441H, Minal Aidin walfaizin mohon maaf lahir dan batin. Semoga halal bihalal kita ini meski ditengah pandemi covid-19 tetap mendapatkan barokah dari Allah swt dan Kami TP PKK Kabupaten Lampung Selatan selalu siap menjalankan program PKK provinsi dan nasional. Semoga kita selalu diberikan kesehatan dan keselamatan untuk Lampung berjaya. Lampung Selatan bisa, Lampung berjaya" ucap Winarni. (db/lmhr - aap)

DBFMRadio.id- Kalianda : Bupati Lampung Nanang Ermanto bersama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Bibit Purwanto dan UPT Pertanian seluruh kecamatan di Lampung Selatan melakukan penanaman bibit melon di taman edukasi yang bertempat di rumah dinas bupati Lampung Selatan, Rabu 10 Juni 2020.

Bupati mengatakan penanaman Melon ini adalah salah satu sarana edukasi ke masyarakat bagaimana untuk penguatan ketahanan pagan di Lampung Selatan .

"Karena kita sekarang sangat prihatin ketika ada musibah covid-19 ini, selalu kesulitan ketahanan pangan karena kita banyak lari kepada industri" ujar Bupati.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Bibit Purwanto menjelaskan kenapa memilih melon yang menjadi sasaran penanaman di kebun edukasi karena jangka waktu panen untuk melon itu pendek hanya 2 bulan saja masyarakat sudah bisa menikmati hasilnya. Dan nanti pada bulan Agustus juga akan ada 150rb batang melon yang ada di panen yang tersebar di wilayah kecamatan Kalianda, Palas, Sragi dan Bakauheni.

"Untuk mengajarkan kepada masyarakat kalau tanaman holtikultura itu sangat menguntungkan karena dalam waktu yang cukup cepat dan tidak lama, hanya 2 bulan saja sudah bisa panen, Agustus nanti sudah bisa di panen ini" jelasnya.

Penanaman yang di lakukan di lahan seluas 1 hektar di tanam sebanyak 4600 batang golden melon, tidak hanya melon nanti juga akan ada penanaman bibit semangka sebanyak 1000 batang dan saat ini bibit masih dalam penyemaian.

"Karena melon golden ini harga jualnya sangat tinggi di pasaran" terang Bibit.

Dinas TPHP juga sudah bekerjasama dengan pihak pembeli dan mereka juga sudah bekerjasama dengan pasar modern .

"Jadi nanti kalau panen, pihak pembeli yang langsung ngambil ke sini dan mereka yang langsung memasarkan" ujarnya

Diketahui, batang melon ini berasal dari pengadaan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan para penyedia benih atau bintang Asia di beberapa wilayah.

Sementara itu, selain penanaman buah melon, Ketua Tim penggerak PKK Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto juga melakukan penanaman pohon sawo secara simbolis.(db/lmhr/ptm-aap).

More Articles ...