dbfmradio.id - Kunjir : Rencana PT. Indonesia Comnets Plus, ICON+ Wilayah Lampung, Anak perusahaan PT PLN (Persero), bergerak dibidang jaringan telekomunikasi, membangun jaringan internet untuk Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, akhirnya terwujud.

Pembangunan jaringan ini merupakan kerja sama antara Icon+ dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika.

Program ini bertujuan untuk mendukung operasional perangkat desa dan pemberdayaan masyarakat setempat, sehingga diharapkan dapat mengembangkan potensi wisata bahari di Desa Kunjir pasca Tsunami dengan menyediakan akses internet untuk para pengunjung dan masyarakat setempat.

Ketua Karang Taruna Kecamatan Rajabasa Sahroni mengatakan, jaringan internet di desa kunjir baru terpasang hari Rabu (29/4/2020) sinyalnya kuat dan mayoritas warga masyarakat Desa Kunjir sudah banyak memanfaatkannya. Terutama pelajar yang sedang menjalani belajar dirumah, terkait dengan Pandemi Covid 19.

"Terutama pelajar, SMP dan SMA seperti instruksi Bapak Menteri Pendidikan dan pihak sekolah, agar belajar di rumah masing masing dan malam maupun siang hari membawa laptop masing masing ke tempat di mana ada Wifi" jelas Sahroni, Kamis, (30/4/2020).

Diketahui, Wifi di Desa Kunjir, tersedia di tiga lokasi, yakni di kantor desa serta di dua spot wisata yang langsung berhadapan dengan bibir pantai di tepi jalan lingkar Gunung Rajabasa, pantai Jandong dan pantai Wat Wat Gawoh.

Sebelumnya pihak Icon+ menjanjikan layanan internet ini dapat dinikmati pada bulan Februari, namun karena pengadaan jaringan infrastruktur transmisi kabel serat optik baru dikerjakan, sehingga baru dapat direalisasikan bulan April ini.(db/pms-aap).

 

(DBFMRadio.id) : Kalianda – Upaya melawan penyebaran virus Covid-19 terus dilakukan pemerintah kabupaten Lampung Selatan. Kali ini, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan memberikan bantuan tandon air bersih yang dilengkapi dengan wastafel, kran air dan tempat sabun pencuci tangan.

"Tandon Air ini kita berikan untuk 17 kecamatan yang ada di Lampung Selatan untuk mengajak masyarakat agar tertib Melakukan cuci tangan sebelum dan sesudah berkegiatan untuk memutus mata rantai penularan dari covid-19 ini" jelas Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Winarni Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, Sabtu (11/04/2020)

Winarni juga menghimbau kepada masyarakat desa untuk selalu berprilaku hidup bersih dan sehat. Tandon air ini juga merupakan contoh untuk di setiap kecamatan dan juga desa agar masyarakat bisa mencontoh dan membuat sendiri dirumah masing- masing dengan bahan seperti ember cat,baskon dan lain sebagainya.

"Karena PKK desa juga ada dalam anggaran dana desa jadi bisa dianggarkan untk penanganan covid-19 termasuknya membuat tandon-tandon air yang di tempeli ajakan cuci tangan dan diletakan di tempat-tempat umum sebagai media sosialisasi untuk bisa masyarakat juga contoh " jelasnya Sebagai

Sebagai kecamatan perwakilan, kecamatan Penengahan yang pertama kali menerima dari tandon Air tersebut dan langsung diterima oleh Camat Penengahan yaitu Erdiyansyah, SH.MM.

Diakhir wawancara Winarni meminta kepada masyarakat untuk menaatin segala himbauan pemerintah supaya menyebaran Covid-19 di kabupaten Lampung Selatan tidak semakin meluas. (db/lmhr)

dbfmradio.id (Kalianda) : Badan Narkotika Nasional (BNN) melakukan terobosan baru ditahun 2020 ini, yakni Intervensi Berbasis Masyarakat, berupa upaya intervensi berkelanjutan terhadap penyalahgunaan narkoba yang diselenggarakan oleh, dari dan untuk masyarakat dengan memberdayakan sumber daya lokal baik SDM, Sarana dan prasarana, maupun Anggaran dengan memanfaatkan kearifan lokal dalam pemberian intervensi layanan Rehabilitasi.

Terobosan ini ditujukan untuk menanggulangi masalah narkoba yang penggunanya semakin banyak di Indonesia, baik dari segi pencegahan, pemberantasan,dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia, khususnya Kabupaten Lampung Selatan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan, AKBP. Iklas S.P. M.H, pada Dialog Publik Spada Besinar (Bersih Dari Narkoba) di Studio DBFM Radio, Jum’at (6/3/2020).

AKBP Iklas juga menyebut, jumlah pecandu narkoba di Indonesia sudah mencapai 3,4 Juta jiwa, dan kerugian sosial dan ekonomi yang diderita sebanyak Rp. 8,4 Trilyun dengan korban 30-40 orang meninggal tiap harinya (14.000/tahun), data tersebut dikutip dari BNN yang bekerjasama dengan Puslitmas dan budaya LIPI.

Hal ini tentu merupakan hal yang miris, dengan banyaknya anak milenial di Indonesia yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, ditambah dengan perubahan pola peredaran di Indonesia dari negara transit menjadi produsen.

“ini menjadi perhatian kita bersama, Lampung sebagai pintu gerbang Sumatra mendapatkan urutan kedelapan secara nasional, sedangkan Lampung Selatan menjadi urutan yang ketiga di Provinsi Lampung, sebagai tempat peredaran, tempat singgah atau lintasannya,” jelasnya.

AKBP Iklas mengatakan, maraknya penyalahgunaan narkoba ini dikarenakan masih kurangnya kontribusi dari masyarakat untuk melaporkan si pengguna ke Pihak Rehabilitasi, dengan anggapan bahwa BNN hanya melakukan penangkapan dan penahanan terhadap pengguna.

“BNN memang ada proses penegakan hukum, namun ada juga kegiatan pemberdayaan masyarakat dan rehabilitasi, yang harapannya dengan adanya rehabilitasi ini masyarakat jadi lebih mengenal bahwa tugas BNN bukan hanya untuk pemberantasan,” ungkapnya.

Sementara untuk mengurangi jumlah pengguna ini, lanjut dia, membutuhkan kerjasama antara Pemerintah, instansi yang terkait dan masyarakat, khususnya lingkungan terdekat si pengguna.

“Agar pengguna bisa benar-benar sembuh dari kecanduan tersebut, ini memerlukan kesadaran dari si pengguna sehingga tidak terjadi penggunaan berulang dari klien, dengan cara kerja sama dengan masyarakat sekitar tempat tinggal atau pergaulan si pengguna, hal ini memang membutuhkan tekad yang kuat,” imbuhnya.

Demi terwujudnya Lampung Selatan bebas narkoba, Iklas menghimbau kepada seluruh masyarakat agar melaporkan diri ataupun keluarga yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Agar kedepannya dapat diberikan rehabilitasi dan kegiatan pemberdayaan. (db/ptm).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan yang lebih dikenal dengan DBFM Radio melakukan audiensi dengan Pelaksana Tugas Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Lampung Selatan, Hj. Winarni Nanang Ermanto di Rumah Dinas Bupati, Senin (24/2/2020).

Selain sebagai ajang silaturahmi awak DBFM Radio, audiensi ini berkenaan dengan persiapan pelaksanaan program dialog publik Jelita (Jendela Informasi Wanita dan Anak) yang akan menghadirkan Hj. Winarni Nanang Ermanto sebagai narasumbernya.

Dewan Pengawas DBFM Radio yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Lampung Selatan M. Sefri Masdian dalam kesempatan ini memperkenalkan awak DBFM Radio yang hadir serta menyampaikan sekilas tentang program Jelita kepada Hj. Winarni Nanang Ermanto dan Eka Riantinawati, SKM, M.Kes selaku Sekretaris Umum TP PKK Lampung Selatan.

"Jelita ini program talkshow reguler yang dilaksanakan tiap hari Selasa pukul 14.00 samapi 15.00 di DBFM Radio. Program talkshow ini mengangkat empat tema utama, yakni mengenai pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender, kabupaten layak anak dan intervensi stunting di Lampung Selatan," urainya.

"Untuk itu kami sampaikan permohonan agar PKK Lampung Selatan dapat menjadi narasumber tetap program Jelita pada pekan pertama setiap bulannya, dan rencananya untuk hari Selasa tanggal 3 Maret 2020 mohon Ibu Winarni berkenan menjadi narasumber," pinta pria berkacamata ini lebih lanjut.

Menanggapi permintaan yang disampaikan, Hj. Winarni Ermanto menerima dan menyambut baik program Jelita DBFM Radio serta menyampaikan kesediaannya untuk hadir dan turut serta mendukung program yang erat kaitannya dengan pemberdayaan perempuan tersebut.

"Itu bagus, memang PKK ini mempunyai banyak program kegiatan yang tujuannya memberdayakan kesejahtraan keluarga, mulai dari keterampilan, kelestarian lingkungan hidup, perumahan dan tata laksana rumah tangga bahkan kita juga memberikan arahan tentang gizi dan masih banyak lagi," ujarnya.

Beliau juga mengatakan, untuk kedepannya bukan hanya Winarni Nanang Ermanto saja yang dapat hadir sebagai narasumber, semua anggota PKK dari kabupaten, kecamatan bahkan desa juga diharapkan dapat berkontribusi dalam penyaluran informasi tersebut.

"Nanti juga bisa tim PKK dari kecamatan atau desa ikut andil dalam program tersebut, biar dijelaskan tentang apa saja program yang sudah dijalankan di kecamatan dan desanya masing-masing," jelasnya.

Sebagai media penyebarluasan informasi, Hj. Winarni Nanang Ermanto menyampaikan harapannya agar DBFM Radio dapat menjadikan program Jelita sebagai sarana untuk mensosialisasikan program pemberdayaan masyarakat serta menjadi media berbagi informasi dan bertukar pikiran bagi seluruh perempuan di Lampung Selatan. (db/ptm).

DBFMRadio.id (Kalianda) : Pengukuhan Pengurus Kelompok Sadar Keamanan Ketertiban Masyarakat (Pokdar Kamtibmas) Lampung Selatan, dilaksnakan di Aula Sebuku Rumah Dinas Bupati Lampung Selatan, jum'at (13/3/2020).

Selain dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, Kapolres Lampung Selatan, Edi Purnomo, acara pengukuhan ini juga dihadiri Kepala BNN Kabupaten Lampung Selatan, Iklas, serta Para Jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Pokdar Kamtibmas Lampung Selatan, Syahirul Alim, dalam sambutannya mengatakan, keamanan di Lampung Selatan merupakan tanggung jawab dari seluruh jajaran serta kerja sama dari masyarakat setempat.

"Permasalahan yang ada di Lampung Selatan, bukan hanya tugas perintah daerah, polres, dan jajaran yang terkait, tetapi menjadi kewajiban masyarakat Lampung Selatan," jelas syahirul alim.

Untuk membantu mencegah dan mengatasi terjadinya pelanggaran di desa, Syahirul Alim berharap, kedepannya dapat dibentuk Pokdar Kamtibnas Kecamatan dan Desa, sehingga dapat menyelesaikan masalah dari sedini mungkin.

"Saya berharap, kedepan dapat dibentuk pokdar kamtibnas Kecamatan hingga Desa, sehingga apabila ada permasalahan kecil, permasalahan tersebut tidak melebar dan menjadi besar," jelasnya lebih lanjut.

Ditempat yang sama, Kapolres Lampung Selatan, AKBP Edi Purnomo mengungkapkan pembentukan Pokdar Kamtibmas sudah diselenggarakan sejak bulan September 2019.

Dan dengan dibentuknya Pokdar Kamtibmas, Lanjut Edi Purnomo, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga tercipta kesadaran Keamanan dan ketertiban di Lampung Selatan.

"Tugas Pokdar Kamtibmas, yakni memberikan pemahaman kepada masyarakat, sehingga tercipta kesadaran kamtibmas ditengah masyarakat, dengan begitu masyarakat dapat saling mengingatkan dan menjaga," terangnya.

Dalam penutup sambutan, AKBP Edi Purnomo berharap dengan dikukuhkannya pengurus Pokdar Kamtibmas Lampung Selatan dapat menciptakan situasi kondusif menuju indonesia maju dan bersatu dalam menyongsong pilkada 2020. (db/ptm).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Paska bencana tsumami Gunung Anak Krakatau yang melanda di akhir 2018 lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mulai lakukan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) untuk para korban yang kini masih menempati hunian sementara.

Mulai bulan April 2020 pembangunan huntap ini akan dilaksanakan. Pemkab Lampung Selatan akan membangun sebanyak 524 unit rumah huntap dengan luas masing-masing lahan 100 meter persegi, sesuai dengan luas yang telah ditetapkan.

Lokasi pembangunan huntap akan tersebar di sembilan desa pada tiga kecamatan, yakni total sebanyak 470 unit di Kecamatan Rajabasa, 52 unit di Kecamatan Kalianda dan 2 unit di Kecamatan Sidomulyo.

Untuk Kecamatan Rajabasa akan dibangun dengan rincian 138 unit di Desa Kunjir, 129 unit di Desa Way Muli Timur, 58 unit di Desa Way Muli, 20 unit di Desa Sukaraja, 34 unit di Desa Rajabasa, 13 unit di Desa Banding dan 78 unit di Pulau Sebesi.

Sedangkan di Kecamatan Kalianda akan dibangun 34 unit di Kelurahan Kalianda dan 18 unit di Desa Maja. Serta di Kecamatan Sidomulyo, akan dibangun 2 unit di Desa Suak.

Demikian disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, Drs. M. Darmawan, MM ketika ditemui awak DBFM Radio usai Acara Presentasi Huntap Domus di Aula Krakatau pemkab setempat, Rabu (4/3/2020).

Menurut M. Darmawan, jumlah pembangunan Huntap didesa sesuai dengan jumlah rumah yang terkena bencana tsunami, dan akan dilakukan secara bertahap melalui berbagai mekanisme dan prosedur.

"Dari sembilan desa itu, jumlah huntap tidak rata dari setiap desa, sesuai dengan jumlah rumah yang terkena dampak banjir. Seperti di Kunjir itu ada 138 unit, Way Muli Timur 129 unit bahkan di Suak hanya 2 unit," jelasnya.

M. Darmawan mengatakan, pembangunan huntap yang akan dibangun secara bertahap ini, rencananya akan terealisasikan di bulan April mendatang.

"Inikan sedang bertahap, peninjauan lahan telah kita lakukan nantinya juga akan ada pembentukan pokmas (kelompok masyarakat), sambil verifikasi takut ada yang terlewat atau tidak seharusnya mendapatkan huntap, Insyaallah bulan april atau awal Mei kita sudah mulai bangun," terangnya.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan dari PT. Tatalogam Lestari, Monica mengatakan bahwa akan pihaknya menawarkan pembangunan rumah cepat yang disebut dengan nama DOMUS.

Dikutip dari laman situs webnya, DOMUS adalah rumah permanen yang dibangun dengan sistem yang dikembangkan oleh PT. Tatalogam Lestari. Satu unit rumah DOMUS dapat dibangun dalam waktu kurang dari sepekan.

"Jadi nanti warga itu bisa langsung dapat rumah (yang) sudah jadi, dari pembangunan pondasi hingga rumah itu berdiri. Namun jika warga ingin membangun rumahnya sendiri maka kami akan fasilitasi dengan material dan pelatihan cara membangun," jelasnya.

Selain pembangunan rumah DOMUS, Monica mengatakan bahwa mereka juga akan membantu membangun instalasi listrik di dalam rumah.

"Jadi nanti yang akan kami kerjakan nanti adalah instalasi listrik didalam rumah, seperti untuk lampu dan colokan akan kami siapkan. Untuk PLN itu biasanya nanti pemda atau masyarakat yang akan kerjakan," ungkapnya.

Terkait dengan desain huntap dan lainnya, nantinya akan dibuatkan rumah contoh dibeberapa titik, dengan tujuan agar warga mempunyai gambaran tentang huntap DOMUS ini. (db/ptm).

(DBFMRadio.id) : Kalianda - Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan menghimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk turut mensukseskan Sensus Penduduk Online (SP Online) yang sudah berlangsung sejak 15 Februari kemarin.

Demikian disampaikan oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan , Hermansyah, dalam sambutan tertulis Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan H. Nanang Ermanto , Ketika menjadi Pembina apel pada apel mingguan pemkab lampung selatan di lapangan korpri, senin (24/2/2020).

Apel mingguan yang dilaksanakan secara rutin ini diikuti oleh para pejabat eselon, Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di Lingkungan Pemkab Lampung Selatan.

Dalam sambutannya, Hermansyah juga meghimbau agar para ASN mengajak masyarakat Lampung Selatan, untuk turut berpartisipasi dalam Sensus Penduduk (SP) 2020. Menurutnya SP Online 2020 merupakan tanggung jawab dari seluruh lapisan masyarakat agar taat administrasi dan sadar akan pentingnya data.

"Mari kita (ASN) ajak keluarga, kerabat, dan teman untuk turut berpartisipasi dalam SP 2020 baik secara langsung maupun online," jelasnya.

Selain itu, Hermansyah juga mengatakan bahwa Apel Mingguan merupakan salah satu upaya bagi ASN agar bisa mematuhi aturan kepegawaian mulai dari melakukan apel pagi, absensi, serta melakukan aktifitas pelayanan kepada masyarakat.

"Untuk itu, saya meminta kepada ASN untuk melaksanakan program-program kerja dengan baik, meningkatkan pelayan kepada masyarakat dan tidak pernah mengabaikan disiplin," jelasnya.

Sebagai penutup, Hermansyah meminta agar para ASN untuk terus meningkatkan pengabdian, pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat secara profesionalisme demi terwujudnya tata pemerintahan yang baik di Kabupaten Lampung Selatan. (db/ptm).

More Articles ...