Peduli Masyarakat Terdampak Banjir, Tim Penanggulangan Bencana Daerah Berikan Bantuan Sembako

SOSIAL
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

DBFMRadio.id :Kalianda - Curah Hujan yang tinggi beberapa Minggu terakhir membuat membuat beberapa kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan terendam banjir, salah satunya yakni di kecamatan Candipuro.

Menanggapi masalah tersebut, Tim Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lampung Selatan, memberikan bantuan sembako secara langsung kepada masyarakat yang terdampak.

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Burhanuddin, mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah kabupaten (Pemkab) kepada masyarakat yang terdampak.

"Saya berharap bapak ibu yang terdampak banjir ini, lebih sabar dalam menghadapinya, ini adalah musibah, dan kita harus kuat dan waspada dalam menghadapinya," jelasnya mewakili Bupati Lampung Selatan, Saptu (13/6/2020).

Dirinya juga mengatakan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten secepatnya akan melakukan perbaikan drainase, yang menjadi titik masalah terjadinya banjir di kecamatan tersebut.

"Nanti mudah-mudahan apa yang menjadi masalah terjadinya banjir, dapat segera di perbaiki, cepat selesai, agar tidak terus menerus terjadi, sehingga kita bisa menjalani kegiatan sebagai mana mestinya," tukasnya.

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 35 Kepala Keluarga mendapatkan bantuan, dengan rincian, satu orang mendapatkan 10 Kg Beras, 1 Kilo Gula, dan 1 Liter Minyak.

Sementara, warga Desa Banyumas Kecamatan Candipuro, Hilah (39), yang juga menerima bantuan tersebut mengatakan, dengan diberikannya bantuan ini membuatnya sangat terbantu, apalagi ditengah pandemi Corona Virus Disease -COVID-19.

"Alhamdulillah saya merasa sangat terbantu, dampak banjir itu, rumah bagian belakang dan sawah saya tergenang, untungnya belum ditanam," terangnya.

Hilah juga mengatakan banjir tersebut sudah berlangsung selama dua hari, namun belum juga surut. Hal ini diakibatkan oleh drainase yang tidak lagi menampung luapan air.

Pada kesempatan itu, Tim Penanggulangan Bencana Daerah juga meninjau secara langsung lokasi yang menjadi titik penyebab terjadinya banjir. (db/ptm-aap).