*(dbfmradio,Kalianda)* - Sebanyak lebih dari 30 orang Kandidat calon siswa mengikuti acara sosialisasi dan Perekrutan Calon Siswa Pelatihan Berasrama ( Bording Training) dari Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Kabupaten Serang yang diadakan untuk pertama kalinya di Kabupaten Lampung Selatan, Rabu 22/01/2020

Menurut Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Pembangunan Burhanuddin,SH mengatakan yang dengan ini menyampaikan sambutan dari Plt. Bupati Kabupaten Lampung Selatan Hj. Nanang Ermanto yakni "Kami berkerjasama dengan BBPLK Kabupaten Serang untuk menciptakan suatu lapangan pekerjaan melalui pelatihan - pelatihan untuk menekan angka pengangguran disini yang mencapai 21rb"

Ditempat yang sama, Suyekto.,ST.,Msi perwakilan dari BBPLK Kabupaten Serang menyampaikan bahwa BBPLK tersebut tidak di bawah naungan Dinas Kabupaten Serang melainkan Langsung di bawah Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang dengan ini juga di jelaskan memiliki 5 balai besar yaitu BBPLK Serang, BBPLK Bandung, BBPLK Bekasi, BBPLK Semarang dan BBPLK Medan dan setiap BBPLK memiliki Konsentrasi masing-masing di Bidangnya. BBPLK Serang sendiri memiliki konsentrasi di bidang Las dan Listrik, Suyekto juga menjelaskan bahwa di BBPLK ini juga menyediakan asrama bagi siswa dari luar daerah Sehingga mempermudah siswa dalam mencari tempat tinggal selama 3bulan pelatihan.

Hanya ada 2 cara untuk menyelesaikan masalah pengangguran yaitu pelatihan dan pendidikan, maka dari itu pemerintah daerah Kabupaten Lampung Selatan meningkatkan motivasi dan mendidik para peserta agar memiliki kemampuan dan keahlian dalam melakukan suatu pekerjaan oleh karena itu diharapkan para peserta serius dalam mengikuti pelatihan ini. Para peserta juga dapat mendaftarkan dirinya melalui online melalui website yang sudah di jelaskan oleh pihak BBPLK. (db/lmhr)

(dbfmradio.id) : Kalianda - Balai Besar Pengembangan Pelatihan Kerja (BBPLK) Bandung lakukan sosialisasi bagi calon siswa pelatihan berasrama (_boarding training_) di Aula Krakatau Pemkab Lampung Selatan, Kamis (23/1/2020).

Acara ini sebagai tindak lanjut kunjungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Selatan ke BBPLK Bandung pada akhir 2019 lalu.

Kepala Disnakertrans Lampung Selatan, Anas Anshori mengatakan bahwa program kerjasama pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan daya saing pekerja asal Lampung Selatan.

Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Hermansyah Hamidi mengatakan bahwa acara sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta pelatihan, sehingga diperoleh peserta yang mempunyai kualitas unggul dan kompetitif.

Lebih lanjut Hermansyah Hamidi mengatakan bahwa selain pelatihan ini dimaksudkan untuk dapat membuka peluang kerja, juga agar kesempatan kerja itu sendiri dapat diisi oleh Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berkompeten di bidangnya.

Di tempat yang sama, perwakilan BBPLK Bandung Fransiska Dwi Setyaningsih menjelaskan terdapat tiga jurusan unggul yang ada BBPLK Bandung yaitu teknik otomotif, manufaktur dan refrigerasi. Selanjutnya dia menerangkan untuk para peserta yang ingin mendaftar bisa melalui website atau datang langsung ke BBPLK Bandung dan kemudian melaksanakan serangkaian test untuk seleksi.

"Untuk kegiatan pelatihannya sendiri, teman-teman tadi sudah mulai mendaftar di disnaker atau di website pelatihan.kemnaker.go.id dan untuk pendaftarannya sendiri nanti akan di bantu oleh operator yang ada di pojok sana. Lalu untuk yang sudah melakukan pendaftaran akan kita lakukan seleksi, nanti seleksinya akan ada dua jenis yakni tes tertulis dan tes wawancara, tapi teman-teman tidak perlu khawatir karena tes yang akan kita selenggarakan tebilang mudah," terang Fransiska.

Dalam sosialisasi ini dijelaskan juga bahwa peserta _boarding training_ akan tinggal di asrama dengan fasilitas lengkap seperti makan, minum, modul, baju kerja, dan _safety shoes_.

Selain itu peserta juga akan memperoleh asuransi, uang saku dan bantuan biaya transport selama pelatihan.

Pada akhir pelatihan peserta akan mendapatkan dua sertifikat yakni sertifikat pelatihan yang dikeluarkan oleh BBPLK Bandung dan Setifikat Kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Pada sesi tanya jawab Fransiska menegaskan bahwa untuk menjadi peserta pelatihan ini tidak ada kriteria tertentu, hanya perlu kemauan dan tekad yang kuat untuk belajar.

Turut hadir dalam acara sosiliasi ini beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah terkait pada Pemkab Lampung Selatan. (db/ptm).

(12:48:54) DBFMinfo, Kalianda : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Yasba Kalianda Lampung Selatan, hari ini mewusida 67 lulusan Strata 1 terdiri 12 wisudawan dari  Fakultas Syariah, 55  dari Fakultas Tarbiyah, Periode ke-4 di Grand Elty Krakatoa Kalianda Resort Lampung Selatan.
Sebagai wisudawan terbaik, Evi Novita dari Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah  dengan Indek Prestasi Komulatif (IPK) 3,71 berprediket Dengan Pujian, Abdulah Umar Siddiq dari Manajemen Pendikan Islam meraih IPK 3,62 dengan prediket Dengan Pujian dan Roslina meraih IPK 3,60 juga Dengan Pujian.
Ketua STAI Yasba Kalianda Drs. M. Yacub Yuhira, S.H., M.M.Pd setelah membuka rapat senat terbuka sebagai dimulainya prosesi wisuda dalan sambutannya nengatakan, dalam kondisi yang ketat persaingan, mahasiswanya mampu mencatat prestasi tidak hanya dalam bidang akademik, tapi juga ninakademik.
“Mahasiswa kita mencatat prestasi di tingkat provinsi hingga nasional dengan menjadi juara pertama dan kedua,” terangnya Senin (18/11/2019).
Sedangkan Plt. Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengapresiasi para wisudawan sehingga bisa meraih prediket sarjana dan semoga dengan wisuda ini menjadi titik awal untuk memacu STAI Yasba terus meningkatkan kualitas lulusannya.
"Semoga dengan telah diwisuda nya para mahasiswa angkatan keempat Sekolah Tinggi Agama Islam, akan menjadi titik awal yang memacu lembaga ini untuk terus meningkatkan kualitas secara lebih baik dan masa yang akan datang" harap Nanang Ernanto.
Hadir pada Wisuda ini, Koordinator Wilayah VII Kopertais Sumatera Bagian Selatan, DR Erizal MA, anggota Forkompimda,  Ketua Perguruan Tinggi di Lampung Selatan termasuk Rektor Itera, Prof., Ir. Ofyar Z. Tamin, M.Sc (Eng).,(db/mel)

 (DBFMRadio.id) : Kalianda - Sejak tanggal 16 Maret 2020, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) mulai menerapkan sistem belajar di rumah kepada para siswa, mulai dari TK/PAUD, SD dan SMP.

Sesuai dengan Surat Edaran Bupati Lampung Selatan Nomor 444.2/0994/IV.02/2020 tentang Pencegahan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Kabupaten Lampung Selatan tanggal 16 Maret 2020, dengan sistem belajar di rumah para guru akan melakukan kegiatan belajar dan mengajar kepada para siswa secara online, dengan memanfaatkan aplikasi teknologi informasi.

Baik melalui pembelajaran berbasis android juga pembentukan group belajar dengan aplikasi WhatsApp demi mendukung penangan COVID-19 di Lampung Selatan.

Demikian disampaikan Kepala Disdik Lampung Selatan, Thomas Amirico, ketika menjadi narasumber dialog publik di DBFM Radio, Rabu (18/3/2020).

Menurut Thomas Amirico, sistem ini sudah terjadwal dan wali kelas bertugas untuk menyebarkan informasi yang didapat dari guru mata pelajaran.

"Ada jadwalnya, misalnya hari Senin belajar matematika, besok belajar IPA, yang nantinya pada saat siswa masuk akan dibahas dan didiskusikan," jelasnya.

Lebih lanjut Thomas Amirico menjelaskan bahwa sistem ini mempunyai dua cara, yakni melalui daring (dalam jaringan) yang menggunakan sistem android dan luring (luar jaringan) yang memberikan hak salinan dari sekolah untuk memberikan tugas.

"Melalui daring, kita menyiapkan delapan link (tautan) pembelajaran yang dapat diakses secara gratis oleh para siswa, sedangkan untuk luring nantinya pihak sekolah akan memberikan tugas baik berupa hafalan atau lainnya yang akan dikumpulkan ketika masuk sekolah," terang Thomas Amirico.

Pemberlakuan belajar di rumah selama 14 hari ini, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19 sehingga dapat menyelamatkan puluhan ribu orang.

Agar kebijakan ini bisa memberikan manfaat yang efektif, Thomas Amirico berharap dapat disertai dengan kedisiplinan dan konsistensi dari masyarakat. Dengan begitu dapat mencegah penyebaran COVID-19 utamanya di wilayah Lampung Selatan. (db/ptm).

(16:31:24) DBFMinfo, Bandarlampung : Guna mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan Safari Gerakan Nasional Gemar Membaca dan Pengukuhan Bunda Literasi Provinsi Lampung yang akan digelar pada hari Selasa, (8/10/2019) di ruang Abung Balai Keratun Kantor Gubernur Lampung.
Untuk itu Jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, hari ini mengadakan audiensi dengan Gubernur Lampung yang diwakili oleh Pj. Sekdaprov Fahrizal Darminto. Dalam audiensi dibahas berbagai persiapan guna suksesnya acara pengukuhan ibu Riana Sari Arinal sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung Tahun 2019.
Kadis Ferynia melaporkan kesiapan pelaksanaan Pengukuhan Bunda Literasi telah mencapai 90 persen.
"Prinsipnya kami beserta jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah mempesiapkan acara tersebut semaksimal mungkin. Undangan telah disebar begitu juga dengan para narasumber. Bahkan Kepala Perpustakaan Nasional RI Bapak Syarif Bando akan hadir sekaligus mengukuhkan Ibu Riana Sari Arinal sebagai Bunda Literasi Provinsi Lampung Tahun 2019" terang Ferynia, Jum'at (4/10/2019).
Lebih lanjut dikatakannya bahwa pengukuhan bunda literasi ditetapkan dengan Surat Keputusan Gubernur Lampung.
"Surat Keputusannya sedang di proses di Biro Hukum, untuk ditandatangani bapak gubernur", tambah Ferynia.
Dalam arahannya Fahrizal berpesan, peningkatan budaya baca disemua lapisan agar lebih cepat, sebagai seorang perempuan sekaligus Ibu, Bunda Riana Sari Arinal lebih inovatif dan kreatif.
"Peningkatan budaya baca disemua lapisan masyarakat akan lebih cepat, karena dengan seorang ibu akan lebih dekat dengan masyarakat, lebih inovatif dan kreatif dalam menumbuh kembangkan minat baca. Dengan terbangunnya masyarakat Lampung yang cerdas, maka kesejahteraan Lampung meningkat menuju terwujudnya Lampung Berjaya". Jelas Fahrizal.
Dalam audiensi itu juga dibahas juga, terkait sedang dibangunnya gedung perpustakaan yang representatif dan modern milik Pemprov, menurut Fahrizal masyarakat Lampung akan memiliki tempat yang nyaman dan layak yang membuat masyarakat mudah mencari informasi yang dibutuhkan guna meningkatkan kualitas diri dan mencerdaskan masyarakat Lampung sesusi dengan transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.
"Dengan meningkatkan budaya literasi di Provinsi Lampung, maka akan tumbuh generasi yang kreatif dan inovatif, karena hasil dari literasi adalah kreatifitas". Pungkas Fahrizal. (db/dpa).


(DBFMRadio.id) : Kalianda – Pagi ini, Sabtu (7/03/2020) DBFM Radio kembali menggelar program Anak Bangsa Cerdas (ABC) bersama dengan TK IT Al Mumtaza Kalianda di studio DBFM Radio, Jl. Mustafa Kemal, Kota Kalianda. Sebanyak 30 orang anak-anak dari TK IT Al Mumtaza menyemarakkan Program ABC kali ini.

Program ABC merupakan satu program dari DBFM Radio yang dibuat khusus sebagai sarana edukasi dan hiburan bagi anak-anak tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) juga tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Selain untuk mengenalkan dunia penyiaran dan lingkungan DBFM Radio, pada program ini anak-anak juga melaksanakan beberapa kegiatan.

Kegiatan disusun bersama antara kru DBFM Radio dan para guru pendamping. Beragam kegiatan dilaksanakan untuk meningkatkan kreativitas, minat, bakat serta mendorong rasa percaya diri anak untuk tampil di depan umum.

Pada kesempatan ini anak-anak TK IT Al Mumtaza ikut bersiaran dengan para kru DBFM Radio, lalu ada juga kegiatan mewarnai bersama serta menampilkan bakat dan kebisaan mereka seperti menyanyi, hapalan do’a, hapalan surat-surat pendek Al Qur’an dan lain sebagainya.

Sebagai lembaga penyiaran yang modern, DBFM Radio juga telah memiliki aplikasi radio online/streaming yang memungkinan program siarannya dapat dinikmati secara global. Pun demikian dengan para orang tua yang ikut mendampingi anak-anak TK IT Al Mumtaza di pagi ini, mereka dapat langsung menyaksikan acara ini lewat aplikasi android dbfmradio.id atau live streaming di akun facebook (Pemda lppl Lamsel) dan kanal youtube DBFM Radio (dbfmradio id).

Berikut tautan live streaming program ABC dengan TK IT Al Mumtaza Kalianda :
https://www.facebook.com/dbfmradio93fm/videos/117344876528671/
https://youtu.be/3ayJicim3WE

Untuk yang ingin terus mendengarkan program siaran DBFM Radio dimanapun berada dapat langsung mengunduh aplikasi streaming kami di Google Playstore dengan mengetik kata kunci dbfmradio.id.(db/lmhr)

(20:59:31) DBFMinfo, Bandarlampung : Perpustakaan Nasional (Perpunas) siap bersinergi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung meningkatkan minat baca masyarakat. Sinergitas tersebut selaras dengan program pemerintah pusat dalam meningkatkan sumber daya manusia.
Kepala Perpustakaan Nasional RI, M. Syarif Bando sangat mendukung upaya Pemprov Lampung dalam menumbuhkan minat baca masyarakat melalui APBN 2020. Syarif menjelaskan alokasi anggaran Perpunas dalam APBN 2020 memang sangat rendah, hanya Rp1,2 Triliun. Namun,  dengan anggaran tersebut Perpunas siap mengakomodir sarana dan prasarana yang dibutuhkan pemprov untuk menumbuhkan minat baca masyarakat Lampung.
"Pemprov Lampung bisa segera mengajukan rencana anggaran biaya (RAB) dalam bentuk proposal kepada perpunas untuk nantinya ditindaklanjuti," ujar Syarif seusai memberikan pengarahan dalam kegiatan bimtek tenaga pengelolaan perpustakaan di Hotel Horison, Bandarlampung, Kamis (3/10/2019).
Dirinya mendorong agar Pemprov Lampung bisa mengusulkan proposal untuk kegiatan peningkatan sarana dan prasarana minat baca masyarakat pada Februari-Maret 2020. "Sehingga nantinya bisa segera dilakukan evaluasi dan pada September 2020 pelaksanaan sudah bisa dilaksanakan," lanjutnya.
Diketahui, peningkatan sumber daya manusia merupakan salah satu program pemerintah pusat. Untuk itu pemerintah daerah diminta agar dapat mengimplementasikan program tersebut dimasing-masing daerah, salah satunya dengan cara meningkatkan minat baca masyarakat dan memperbaiki sistem tata kelola perpustakaan.
Pada kesempatan lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ferynia yang diwakili Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Heriyansyah meminta kepada para pustakawan untuk dapat mengikuti bimtek dengan serius, sehingga seusai kegiatan tersebut bisa langsung diterapkan di masing-masing perpustakaan.
"Kita harapkan para pustakawan yang mengikuti bimtek selama dua hari ini, nantinya bisa semakin meningkatkan manejemen dan tata kelola perpustakaan di tempat mereka bekerja," ujar Heriyansyah.
Mantan Kabag Humas dan Komunikasi Publik Pemprov Lampung ini, juga mengucapkan terimakasih kepada Kepala Perpusnas RI yang telah memberikan arahan kepada para pustakawan di Lampung. (db/Disperpusarsip)

(17:12:23) DBFMinfo  Kalianda: Memperingati hari guru 25 November 2019, Menteri Pendidikkan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dalam pidatonya antaralain mengatakan, perubahan kecil terus bisa dilakukan dengan cara mengajak kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar. Memberikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelas.
Disamping Itu, Nadiem Makarim juga minta guru mengingatkan, tidak mencetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas. Namun, guru hendaknya menemukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri, dan menawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.
Menanggapi hal itu, Kepala Sekolah SMP Negri Way Panji Lampung Selatan Astina, pada dialog khusus memperingati Hari Guru, Senin (25/11/2019) sore, di Radio Dimensi Baru (DB) FM 93.0 Lampung Selatan mengatakan, kelima pesan Mendikbud itu, semuanya telah di lakukan oleh para guru. Diskusi misalnya, di SMP Negri Way Panji sering melakukannya, setiap sabtu setelah senam, siswa siswi bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah.
"Sebenarnya lima yang di lontarkan Pak Menteri itu sudah kami lakukan, kegiatan diskusi ada kok, bahkan memberikan kesempatan kepada Siswa untuk menjadi tutor kepada siswa lain. Begitu juga belajar diluar kelas. Mungkin karena Pak Menteri belum terjun kesekolah, jadi belum tahu." terang Astina, Senin (25/11/2019).
Senada dengan Astina, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya Asnawi Mangku Sastra, menilai yang dipesankan Mendukbud itu bukan hal yang baru di Sekolahnya, di SMP Negeri 2 Candipuro, bahkan membuat proyek menyertakan anak didik, namun terlepas dari itu, yang terpenting, menurut Seniman lukis lulusan IKIP Jogja ini, semua yang dilontarkan "Mas Mentri" itu harus ditindak lanjuti dengan regulasi yang efektif.
Diketahui sambutan Mendikbud Nadiem Makarim memperingati Hari Guru Nasional yang diperingati setiap 25 November, yang sempat viral di media sosial, dibacakan saat upacara peringatan Hari Guru Nasional 2019.(db).

(18:51:28) DBFMinfo, Bandarlampung : Peringatan Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2019, terasa istimewa bagi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, betapa tidak, Dinas yang dipimpin Feryana ini mendapat kunjungan dari pejabat Perpustakaan Nasional, Rabu (2/10/2019)
Kepala Bidang Pengembangan Sumber daya Perpustakaan Heriyansyah mengatakan, Kedatangan rombongan pejabat Perpusnas ke Provinsi Lampung, dipimpin langsung oleh Kapus Pengembangan Perpustakaan, Opong Sumiati.
"Kedatangannya Pejabat Perpusnas ke Provinsi Lampung, dalam rangka memberikan bimtek tenaga pengelolaan perpustakaan, yang akan dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada 3-4 oktober 2019, di Hotel Horison, Bandarlampung" terang Heriyansyah Rabu (2/10/2019).
Dalam kunjungannya ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Pejabat Perpusnas disambut oleh Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung Ibu Ferynia didampingi Sekretaris Dinas Siti Fajariyah, Kabid Pengembangan Sumberdaya Perpustakaan Heriyansyah, Kabid Pembinaan Pengawasan Kearsipan Putri Kartarina dan Kabid Pengelolaan Kearsipan Cyntia Pandanwangi, serta pejabat fungsional Nelawati.
Pada kesempatan tersebut, Ferynia menyambut baik dan menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan tim rombongan dari Perpusnas ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung. (Disperpusarsip/db)

(12:55:44) DBFMinfo, Kalianda : Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lampung selatan mendukung program Anak Bangsa Cerdas (ABC) Radio Dimensi Baru, dengan mendatangkan Perpustakaan Keliling ini salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca anak di usia dini.
Pustakawan Dinas PK Lampung Selatan Rusman, disela sela siaran Program ABC di Radio DB FM, hari ini mengatakan, perpustakaan keliling ini sudah masuk ke sekolah sekolah dari Taman Kanak (TK) hingga Sekolah Lanjutan Atas (SLTA).
"Seluruh TK, SD, MI, MTS dan juga Madrasah se Kabupaten Lampung Selatan, kami juga sudah kerja sama dengan beberapa OPD, seperti Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Kominfo dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A)" terang Rusman, Sabtu (23/11/2019).
Ditanya seputar program ABC yang mengundang Perpustakaan Keliling ini, menurut Rusman, hal ini merupakan program jemput bola agar masyarakat terutama pelajar dapat mengakses Perpustakaan dengan mudah.
Rusman juga mengatakan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Selatan akan menyewa tempat yang mudah diakses masyarakat, khususnya di Desa yang jauh dari Kota Kalianda.
"Kami akan menyewa tempat di desa mengingat kami harus menginap misalnya di Tanjung Bintang atau Merbau Mataram yang jauh dari Kalianda" terang Rustam.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Lampung Selatan M.Sefri Masdian menjelaskan,  tahun 2020 Perpustakaan Keliling ini akan ada 500 kali kunjungan ke TK hingga SMP dan Desa di Lampung Selatan.
"Tahun 2020 akan ada 500 kunjungan pelayanan kesekolah TK, SD, SMP dan desa2 di Lampung Selatan" kata Sefri Masdian.
Program siaran ABC Radio DBFM LPPL Lampung Selatan, untuk kali ini menampilkan TK Dharma Wanita Depag Kalianda Lampung Selatan (db/ran).

 

(12:34:33) DBFMinfo, Bandarlampung: Talkshow peringatan Hari Kunjung Perpustakaan dalam mewujudkan masyarakat Lampung "Gemar Membaca" kalangan pemerhati dan penggiat literasi menggugah generasi pelajar tingkat SD,SMP dan SLTA se- Provinsi Lampung menumbuhkan minat baca.
Seiring kemajuan teknologi IT, Gadget, medsos dan lainnya, Dosen FISIP Unila Ari Darmastuti mengajak generasi pelajar tingkat SD, SMP dan SLTA yang hadir untuk dapat memanfaatkan sarana tersebut sebagai ajang menggali ilmu yang positif.
"Manfaatkan Itu, gadget dengan baik untuk sarana belajar dan menggali potensi pengetahuan," kata Ari Darmastuti, Kamis (19/9/2019).
Sementara, Jurnalis Amirudin Sormin menambahkan bahwa, kebiasaan anak - anak dalam menggunakan gadget tidak perlu dibatasi, hanya diperlukan arahan dalam memanfaatkan dengan baik untuk menggali pengetahuan.
"Manfaatkan gadget, Medsos bahkan FB untuk belajar berkomunikasi dengan baik dan santun, perangi hoax," kata Amirudin Sormin.
Disisi lain, Pemerhati Perpustkaan dan Penggiat Literasi Koimah Indraguru menyampaikan kepada para pelajar SD, SMP hingga SLTA yang hadir di peringatan hari Kunjung Perpustakaan, jangan berhenti dan jangan bosan untuk membaca, karena dengan membaca segala pengetahuan akan menjadi bekal untuk masa depan kelak.
"Jangan bosan dan jangan berhenti untuk membaca, cintai membaca untuk mengarahkan kebiasaan positif menggali ilmu," kata Koimah.
Menurutnya, segala ilmu akan kita dapat dengan kita terus dan tak bosan bosannya membaca sejak dini, karena membaca adalah guru tambahan yang luas bagi kita.
"Salam literasi, terus bangkitkan semangat dengan mulai mencintai membaca" tandas Koimah. (db/Disperpusarsip)

More Articles ...

Page 1 of 3