Arinal Djunaidi : "Jangan menakut-nakuti saya, tidak ada perintah saya melarang sholat Idul Fitri"

SOSIAL
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

21:00:53 DBFMRadio.id : Kalianda - Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan mengikuti acara peringatan Nuzulul Qur'an 1442 H/ 2021 secara virtual melalui zoom meeting di Aula Rajabasa Kantor Bupati Lampung Selatan, Jum'at (30/04/2021).

Dalam sambutannya Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, peringatan Nuzulul Qur'an bagi umat Islam memiliki nilai yang sangat strategis yakni momentum diturunkannya kitab suci Al-Qur'an kepada Rasulullah SAW.

Melalui peringatan ini diharapkan akan meningkatkan motivasi bagi masyarakat untuk lebih mencintai dan melaksanakan apa yang terkandung didalam makna Al-Qur'an dan diharapkan juga mampu membaca dan memahami isi kandungan  Al-Qur'an sehingga dapat menghayati dan mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat.

"Semakin sering membaca Al-Qur'an, semakin menemukan jalan yang lurus. Oleh karenanya, saya sangat berharap kepada para tokoh-tokoh Agama untuk tidak pada intinya melakukan upaya itu yang dikoordinir oleh kementrian agama", kata Arinal

Oleh karena itu lanjut Arinal, Satu kali bergerak didalam menjalankan tugas-tugas Agama, akan seribu kali lipat dibandingkan apa yang dilaksanakan oleh tugas pemerintah pahalanya jadi menyesalah orang-orang yang punya kebijakan, punya kepemimpinan di Agama tetapi tidak mau menjalankan.

Melalui peringatan Nuzulul Qur'an 1442 H, Arinal berharap dapat menjadi sarana silahturahmi sekaligus membangun jembatan hati antara pemerintah dengan masyarakat sehingga berbagai permasalahan sosial dan pembangunan dapat berjalan.

Pada bagian lain sambutannya, Arinal Djunaidi mengingatkan, dalam upaya pencegahan Covid-19 dimana Lampung dalam posisi situasi darurat kesehatan dan beberapa minggu lalu Lampung mengalami peningkatan kasus Covid-19. Oleh karenanya, dalam pencegahan penyebaran Covid-19 selama Ramadhan dan libur Idul Fitri tahun 2021 Provinsi Lampung berharap kepada para Birokrat dan ASN tidak berpergian keluar daerah dan tidak mudik.

Selain itu, sejalan dengan kesepakatan bersama antara Gubernur, Forkopimda Provinsi Lampung, pihak Kementrian Agama, Bupati, Walikota se-Provinsi Lampung, Rektor Universitas Lampung dan pengurus Majelis Ulama bahwa pelaksanaan sholat Idul Fitri pada 1 Syawal H tidak dilaksanakan secara berjamaah.

"Jangan menakut-nakuti saya, tidak ada perintah saya melarang sholat Idul Fitri tetapi ini hanya himbauan agar kita bisa Sholat dirumah saja, Menyelamatkan rakyat, menyelamatkan bangsa itu wajib hukumnya tetapi sholat Idul Fitri itu sunnah", tegas Arinal

Arinal menghimbau Kepada anggota forkopimda Provinsi Lampung agar secara intensif dapat melakukan monitoring dan evaluasi terkait Covid-19 karena peningkatan Covid-19 semakin melonjak dan menghimbau kepada seluruh masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan bisa dilaksanakan.

"Saya juga akan menugaskan Satgas covid 19 ke daerah untuk chek kebenaran apa yang disampaikan oleh  para Bupati dan Walikota tentang pelayanan kesehatannya seperti apa." Tutup Gubernur.(db-bgpsp-aap).